Kekurangan Dan Kelemahan PJU solar cell all in one

Lampu penerangan jalan umum disingkat PJU solar cell all in one yang disebut dengan lampu jalan adalah lampu yang berada di jalan atau tempat tertentu untuk menerangi jalan di malam hari. Fungsi penerangan jalan umum di malam hari adalah untuk membantu para pejalan kaki, pesepeda, dan pengendara lain agar dapat melihat jalan dengan terang dan jelas sehingga dapat menjaga keselamatan dari kecelakaan akibat jalan yang gelap tidak terlihat. Dapat juga menjaga keamanan dari lingkungan, ditambah memperindah jalan dengan adanya lampu-lampu jalan yang cantik.

Salah satu sumber energi alternatif penerangan jalan umum adalah sel surya atau disebut juga dengan penerangan jalan umum bertenaga surya. Sistem energi surya ini digunakan pada daerah-daerah terpencil, terluar, dan pelosok Indonesia yang masih belum merasakan aliran listrik konvensional PLN. Sinar matahari yang muncul pada siang hari disimpan dalam aki atau baterai yang kemudian dihidupkan melalui mesin generator. Dengan bantuan tenaga surya membuat masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya listrik, dan tidak menimbulkan polusi terhadap lingkungan.

Selain kelebihan dari PJU solar cell all in one yang telah dijelaskan sebelumnya. Ternyata penerangan lampu tenaga surya juga memiliki beberapa kelemahan dan kekurangan yang harus juga diperhatikan. Berikut adalah kekurangan dan kelemahan dari penerangan jalan yang dihasilkan dari sinar surya antara lain:

  1. Biaya Investasi Awal yang mahal

Biaya awal untuk dapat menghasilkan penerangan bertenaga surya memang lebih mahal dibandingkan dengan penerangan konvensional. Namun, berkat dari keberhasilan negara China yang dapat memproduksi secara massal atau banyak, secara perlahan dan pasti tingkat investasi dalam pembangkit tenaga matahari atau tenaga surya juga mengalami penurunan harga yang tajam jika dibandingkan dengan nilai investasinya sepuluh tahun yang lalu yang sangat mahal.

  1. Tergantung pada Keadaan Cuaca

Sesuai namanya PJU solar cell all in one tentu sumber utamanya adalah sinar matahari. Jika cuaca sedang hujan atau mendung dimana matahari tidak menyinari dengan maksimal, panel surya juga tidak dapat menangkap sinar matahari dengan maksimal atau bahkan berkurang secara drastis. Hal tersebut tentu akan mempengaruhi konversi energi tidak berjalan dengan optimal. Oleh karena dengan cuaca yang tidak menentu tersebut, panel surya yang dipilih menjadi sangat penting dan juga posisi lokasi yang digunakan. Di Indonesia matahari yang sering tidak muncul signifikan salah satunya berada di daerah Bogor Jawa Barat, dimana radiasinya hanya sebesar 50 persen dari rata-rata radiasi yang seharusnya dihasilkan oleh daerah di Indonesia.

Itulah kekurangan dan kelemahan dari PJU solar cell all in one bertenaga surya yang dapat Anda jadikan pengetahuan dan informasi, bahkan juga menjadi acuan atau pertimbangan-pertimbangan jika Anda ingin memulai investasi penerangan bersumber tenaga surya.

Share on:

Leave a comment